PENGERTIAN WEB
Merupakan suatu koleksi dokumen HTML pribadi atau perusahaan
yang memuat informasi dalam Web Server (sistem komputer di suatu organisasi,
yang berfungsi sebagai server (suatu unit komputer yang berfungsi untuk
menyimpan informasi dan untuk mengelola jaringan komputer) untuk fasilitas
World Wide Web atau Web , dan dapat diakses oleh seluruh pemakai Internet).
Secara terminologi, website adalah kumpulan dari
halaman-halaman situs, yang biasanya terangkum dalam sebuah domain atau
subdomain, yang tempatnya berada di dalam World Wide Web (WWW) di Internet.
Sebuah web page adalah dokumen yang ditulis dalam format HTML (Hyper Text
Markup Language) adalah suatu bahasa yang digunakan untuk membuat sebuah
halaman web, yang hampir selalu bisa diakses melalui HTTP (Hypertext Transfer
Protocol), yaitu protokol yang menyampaikan informasi dari server website untuk
ditampilkan kepada para pemakai melalui web browser.
SEJARAH WEB
Pada tahun 1980, Sir Timothy “ Tim “ John Berners-Lee
mengusulkan suatu proyek dengan ide memudahkan berbagi dan pembaruan informasi
antar para peneliti berbasis hypertext. Dengan bantuan Robert Cailliau, ia
membangun prototype pertamanya yang diberi nama Enquire. Ketika itu Berners-Lee
masih berkerja sebagai pemborong mandiri pada European Center for Nuclear
Research ( CERN ).
Setelah berkembangnya teknologi Domain Name System ( 1983 –
1987 ), pada tahun 1989 CERN menjadi
pusat jaringan terbesar di Eropa. Berners-Lee melihat sebuah kesempatan untuk
menggabungkan teknologi hypertext dan internet yang berkembang saat itu. Ia
menggunakkan ide yang sama dengan Enquire untuk menciptakan apa yang dikenal sekarang
sebagai World Wide Web ( WWW ) dan web ( HTTPd Server ). Situs pertama dibuat
pada alamat http://info.cern.ch dan online pertama kali pada tanggal 6 Januari
1991 .
Pada tahun 1992 dikembangkan web browser pertama yang
menggunakkan antarmuka grafik oleh Marc Andressen dan Eric Bina untuk Unix X
Window System pada National center for Supercomputing Applications ( NCSA )yang
kemudian dikenal sebagai NCSA Mosaic.
Pada tahun 1994, Berners-Lee mendirikan World Wide Web
Consortium ( W3C ) pada Massachusetts Institute of Techology.
PERKEMBANGAN WEB
WEB 1.0
Web 1.0 adalah merupakan teknologi web yang pertama kali
digunakan dalam aplikasi world wide web, atau ada yang menyebut web 1.0.
sebagai www itu sendiri yang banyak digunakan dalam situs web yang bersifat
personal.
Beberapa ciri atau karakteristik web 1.0. adalah:
1. Merupakan halaman web yang statis atau hanya berfungsi
untuk menampilkan.
2. Halaman masih didesain sebagai html murni, yang ‘hanya’
memungkinkan orang untuk melihat tanpa ada interaksi
3. Biasanya hanya menyediakan semacam buku tamu online tapi
tidak ada interaksi yang intens
4. Masih menggunakan form-form yang dikirim melalui e-mail,
sehingga komunikasi biasanya baru satu arah.
Web 2.0
Web 2.0
sendiri merupakan sebuah istilah web 2.0 yang terkenal semenjak dipublikasikan
pada acara O’Reilly Media Web 2.0 di tahun 2004 [1]. Web 2.0 tidak merujuk
kepada teknologi baru dalam world wide web, meskipun web 2.0 memiliki
kecenderungan tertentu dalam design dan penggunaan teknik AJAX. Secara
historis, web 2.0 adalah come back dari bisnis web semenjak tragedi
dotcombubble burst di tahun 2000. Sementara secara teknis, Web 2.0 adalah satu
pengklasifikasian “wajah baru dari web” dimana karakteristik pertukaran data
many-to-many terjadi. Sederhananya, Web 2.0 adalah klasifikasi dari web (yang
kemudian berevolusi menjadi lebih dari sekedar klasifikasi: sebuah era) yang
membuat ‘semua orang’ yang terhubung ke web mampu menyediakan dan mendistribusikan
konten (teks, grafis, dan lain-lain) di web. Website yang membuat orang dapat
berbagi konten di web dengan mudahnya (tidak perlu pengetahuan pemrograman web
pun bisa berbagi data di web) adalah Web 2.0: Blog, Photo Sharing (flickr),
Video Sharing (YouTube), Presentation Sharing (Slideshare.net), Social
Networking (twitter, facebook, myspace, friendster, linkedIn, RSS, dan
lain-lain). Kemampuan pengguna internet biasa untuk mendistribusikan konten
telah merubah wajah web: Bukan lagi web sebagai informasi dimana distribusi
data terjadi antara sedikit-ke-banyak, melainkan web sebagai platform di mana
distribusi informasi terjadi antara banyak-ke-banyak: many-to-many. Dan inilah
esensi dari web 2.0: partisipasi, kolaborasi, many-to-many. contoh spesifik dari
Web 2.0: Blog, Voting, Wiki, Flickr, dan lain-lain.
WEB 3.0
Teknologi Web generasi ketiga yang pertama kali
diperkenalkan tahun 2001 ini memiliki ciri-ciri umum seperti suggest, happen
dan provide, dimana disini web seolah-olah sudah seperti kehidupan di alam
nyata.
Web 3.0 sendiri juga merupakan sebuah realisasi dari
pengembangan sistem kecerdasan buatan (artificial intelegence) untuk
menciptakan global meta data yang dapat dimengerti oleh sistem, sehingga sistem
dapat mengartikan kembali data tersebut kepada pengunjung dengan baik.
Dalam era web 3.0, pengembangan aspek sosial sebuah web
mulai dipertimbangkan. Aspek sosial yang dimaksud, terutama adalah aspek
interaksi. Bagaimana sebuah web dapat memberikan sebuah interaksi sesuai dengan
kebutuhan informasi setiap pemakaianya, merupakan sebuah tantangan utama
dikembangkannya versi Web 3.0 ini. Walaupun hanya bersifat virtual 3D, namun
ternyata banyak yang mengharapkan perkembangan teknologi web ini dapat memenuhi
kebutuhan setiap bidang informasi, bahkan setiap orang yang mengunjunginya.
Tetapi teknologi pada generasi web 3.0 masih pada masa pengembangan.
Daftar Pustaka
1. Kuba,Dharma. ”
Pengembangan website di lingkungan departemen kebudayaan danpariwisata”.
http://www.gunadarma.ac.id/library/articles/postgraduate/information-system/Sistem%20Informasi%20Bisnis/Artikel_92207012.pdf.14
Maret 2016
2. Basuki,Murya
Arief. Desember 2009. ” Jurnal Sains Vol. 2 NO.2 : Analisa Website Universitas
Muria Kudus “. http://eprints.umk.ac.id/78/1/ANALISA_WEBSITE.pdf.14 Maret 2016
3.
Salatalohi,Tina Dahlia.Juli 2015.Jurnal Informatika : PENGARUH TEKNOLOGI
WEB 2.0 TERHADAP PERKEMBANGAN SITUS SOCIAL NETWORK.
https://tinadahlia.files.wordpress.com/2015/07/58413915-pengaruh-teknologi-web-2-0-terhadap-perkembangan-situs-social-network.pdf
. 14 Maret 2016
4. Efthymios
Constantinides and Stefan J. Fountain. 24 October 2007. Web 2.0: Conceptual
foundations and marketing issues
5. Sareh Aghaei,
Mohammad Ali Nematbakhsh and Hadi Khosravi Farsani. January 2012. International
Journal of Web & Semantic Technology (IJWesT) Vol.3, No.1: EVOLUTION OF THE
WORLD WIDE WEB: FROM WEB 1.0 TO WEB 4.0
6. Iman,Erik Dan
Yusuf N. Mambrasar. 2008. “ Membuat Aplikasi Web Server dengan Winsock “.
Yogyakarta : Penerbit Andi